Sejarah SMK-SMAK Makassar, tidak terlepas dari bagian pengembangan penelitian yang dilakukan di Lembaga / Balai Penelitian yang dibentuk oleh Pemerintah Indonesia sebagai kebutuhan dalam melakukan penelitian khususunya di bidang tanaman dan pemeriksaan, pengujian barang untuk kebutuhan pemerintah. Pada tanggal 1 September 1950, di mulai dari Balai Penyelidikan Kimia yang berada di Bogor menyelenggarakan kursus berjangka waktu 4 tahun yaitu Analysten Cursus yang dikepalai oleh sarjana Belanda bernama Herman Busser. Kursus ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan akan tenaga analis kimia dalam bidang penelitian dan sektor industri. Analysten Cursus ini terdiri atas dua tahap yaitu Tahap I selama 2 (dua) Tahun melakukan pembelajaran di sekolah dan diakhiri dengan Ujian Analisis Bagian I. Tahap II dilanjutkan dengan melakukan Kerja Nyata di Balai Penelitian atau Perusahaan . Akhir pendidikannya peserta kursus akan mendapat ijazah analis (kursus/lengkap) yaitu setelah menyelesaikan kerja nyata, peserta kursus kembali ke sekolah untuk diuji teori secara lisan maupun praktik mengenai jurusan yang dipilihnya.
Sejak 3 April 1952 sektor industri dan perdagangan menjadi tanggung jawab Kementerian Perekonomian, sehingga beberapa balai dan lembaga dibawah Jawatan Perindustrian, berada pada Kementerian Perekonomian. Saat Kabinet Karya 9 April 1957 sektor industri dan perdagangan dipisahkan pada kementerian tersendiri yaitu sektor perdagangan masuk dalam Kementerian Perdagangan dan sektor industri dibina oleh Menteri Perindustrian.
Seiring dengan semakin berkembangnya industri dan kebutuhan terhadap hasil laboratorium, maka keberadaan tenaga analis semakin dibutuhkan, maka Kursus Analis ditingkatkan menjadi Sekolah Analis Kimia (SAK) pada tanggal 8 September 1959 yang pertama di Bogor dikepalai oleh Achmad Chon, B.Sc. (1959-1977) dan mengadopsi sistem kurikulum yang telah digunakan pada kursus tersebut.
Pada tahun 1960 nama Djawatan dirubah menjadi Institut Teknologi dan Pendidikan, Departemen Perindustrian Rakjat. Tahun 1961, status Djawatan dirubah menjadi Perusahaan Negara, Urusan Penelitian, Pembinaan dan Urusan Pendidikan dengan nama PN.PR. Nupiksa Yasa, karena itu keputusan pendirian dan pembinaan (supervisi) Sekolah Analis Kimia (SAK) dilakukan oleh atas nama Direktur Utama PNPR Nupiksa Yasa, sehingga pada tahun 1961 supervisi atau pembinaan SAK berpindah tangan dari Balai Penelitian Kimia ke PNPR Nupiksa Yasa.
Atas dasar masih kurangnya tenaga analis kimia di Makassar, dan situasi politik di Makassar yang masih bergejolak dengan adanya pemberontakan DI/TII dan PERMESTA di Indonesia Kawasan Timur (dekade tahun lima puluhan sampai tahun enampuluhan) menyebabkan hubungan antara pulau Jawa khusunya dengan Kawasan Timur Indonesia ikut terganggu. Hal tersebut menyebabkan tenaga Analis kimia dari Jawa (Bogor) sangat jarang yang bersedia untuk ditempatkan di daerah-daerah Indonesia Timur, khususnya kota Makassar.
Maka untuk menyediakan tenaga analis kimia di Makassar, pada tahun 1962 Balai Penelitian Kimia di Makassar di Jl. WR.Supratman No.9 Makassar. (sekarang BBIHPMM : Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim ; jalan Abdurrahman Basalamah) menyelenggarakan kursus laboran dengan memanfaatkan fasilitas ruangan laboratorium serta Tenaga Instruktur Balai Penelitian Kimia Makassar. Keberadaan kursus Laboran sebagaimana di maksud sejalan pula dengan perkembangan dan pertumbuhan yang sedang terjadi di tandai dengan hubungan berbagai industri besar, lembaga/balai-balai penelitian serta perguruan-perguruan tinggi yang membutuhkan tenaga analis kimia.
Setelah dilaksanakan selama 2 Tahun, atas dasar surat Direksi PN.PR Nupiksa Yasa nomor 2018/10.4.2/N.Y Tanggal 16 September 1963 yang secara prinsipil menyetujui pembukaan Sekolah Analis Kimia, maka melalui Surat Keputusan Kepala Balai Penelitian Kimia Makassar Nomor 01/Pen/N.Y/Mks/64 tanggal 15 Mei 1964, kursus laboran tersebut ditingkatkan statusnya menjadi sebuah lembaga pendidikan kejuruan formal dengan nama Sekolah Analis Kimia Menengah Atas dengan Darip Karyadi sebagai Kepala Sekolah, dan tetap berada dibawah unit Nupiksa Yasa Makassar. Tahun 1966 Atas Dasar Surat Keputusan Deputy Menteri Perindustrian Ringan No.9/SK/DM/1966 tanggal 28 juni 1966 Tentang Sekolah Analis Kimia Menengah Atas, mensahkan penggunaan nama Sekolah Analis Kimia Menengah Atas (disingkat S.A.K.M.A) sebagai pengganti nama Sekolah Analis Kimia (SAK). Tahun 1968 SAKMA Makassar disahkan sebagai lembaga pendidikan yang menjadi bagian dari Balai Penelitian Kimia Makassar melalui Direktorat Jenderal Perindustrian Ringan atas dasar Surat Keputusan PN.PR Nupiksa Yasa Nomor 004/4.13.J/NY/68 Tanggal 12 Januari 1968 Tentang Pengesahan Berdirinya Sekolah Analis Menengah Atas Makassar.
Tanggal 1 April 1974 melalui keputusan Menteri Perindustrian Nomor: 142/M/SK/1974 Tanggal 13 April 1974, SAKMA Makassar berdiri sendiri dan terlepas dari Balai Penelitian Kimia Makassar menjadi sebagai Unit Organisasi dibawah pembinaan Lembaga Penelitian dan Pendidikan Industri (LPPI) Departemen Perindustrian. Tahun 1979, kebijakan pemerintah merubah periode tahun ajaran yaitu merombak waktu tahun ajaran baru yang dimulai bulan Januari dan berakhir bulan desember, menjadi dimulai bulan juli dan berakhir di bulan juni. Hal tersebut ditandai dengan UU No. 0211/U/1978 yang mengatur tentang pengunduran tahun ajaran baru, yaitu memulainya di bulan Juli dan mengakhirinya di bulan Juni. Di SAKMA Makassar terjadi perubahan kurikulum dari tiga tahun pembelajaran di sekolah dan satu tahun kerja nyata, menjadi tiga tahun tiga bulan pembelajaran di sekolah dan tiga bulan praktek kerja lapang, karena adanya pengurangan periode waktu pendidikan untuk siswa yang berada pada periode tersebut, di sekolah umum menjadi 3 tahun 6 bulan untuk menyesuaikan perubahan tahun ajaran.
Memasuki Tahun 1980, maka lama pendidikan di SAKMA Makassar mulai normal kembali selama 4 tahun, 3 tahun 6 bulan di sekolah dan 6 bulan di Industri (PKL), tetapi sebelum PKL di mulai kegiatan studi tour mendahuluinya sekitar 1 - 2 bulan sehingga dikelas IV/ di tahun ke empat pembelajaran teori di kelas tidak ada lagi, hal ini juga memungkinkan perusahaan/industri/instansi pemerintah dapat meminta tambahan waktu praktek siswa karena masih kurangnya tenaga analis laboratorium.
Melalui keputusan Menteri Perindustrian Nomor: 234/M/SK/1985 Tanggal 24 Juni 1985 Tentang Organisasi dan Tata Kerja SMAK, nama SAKMA Makassar berubah menjadi SMAK ( Sekolah Menengah Analis Kimia ) Makassar dan sebagai Unit Organisasi dibawah Pembinaan Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Departemen Perindustrian dan sejak itu pula gedung SMAK pindah alamat melalui Proses Tukar Guling antara Gedung SMAK dengan Gedung Kandep Perindustrian Kota Madya Makassar yang beralamat di Jl. Urip Sumoharjo Km. 04 ( Pampang Raya No. 12 ) Makassar. Dengan jumlah mata ajar yang harus disesuaikan ke dalam kurikulum SMAK Makassar maka memasuki tahun 1986 terjadi perubahan kurikulum dari 3 tahun 6 bulan di sekolah dan 6 bulan Praktek menjadi 3 Tahun 8 bulan di sekolah 4 bulan praktek di industri atau instansi pemerintah dan program studi tur ditiadakan.
Tahun 1997 perubahan nomenklatur melalui SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia Nomor 036/O/1997 Tanggal 07 Maret 1997 Tentang Perubahan Nomenklatur SMKTA menjadi SMK.
Tahun 2011 melalui SK Menteri Perindustrian No. 78/M-IND/PER/8/2011 tanggal 12 Agustus 2011 tentang Organisasi dan Tata Kerja Sekolah Menengah Kejuruan – SMAK, maka nama SMAK sebagai singkatan Sekolah Menengah Analis Kimia berganti menjadi SMK – SMAK.
Beberapa prestasi yang mulai dirintis oleh SMAK Makassar pada periode ini antara lain : Sertifikasi ISO 9001 – 2001 (Tahun 2007); Akreditasi Badan Akreditasi Nasional, SMK terbaik SULSEL (Tahun 2009); Laboratorium SMAK Makassar sebagi Tempat Uji Kompetensi disertifikasi ( Tahun 2013); Pendirian Lembaga Sertifikasi Profesi Analis Kimia (Tahun 2014); Pengadaan laboratorium Batubara (Tahun 2016); Perluasan lahan SMK-SMAK Makassar (Tahun 2019); Wilayah Bebas dari Korupsi, WBK (Tahun 2022); Pembelajaran Sistem Blok (2023)
Sebagi institusi pendidikan SMK-SMAK Makassar senantiasa melakukan penyesuaian terhadap sistem pendidikan yang dilakukan secara nasional seperti penyesuaian terhadap kurikulum antara lain : Kurikulum CBT, Kurikulum 2013 , Kurikulum Merdeka. Memasuki tahun pelajaran 2023/2024 SMK-SMAK Makassar mulai menerapkan pembelajaran dengan sistem blok.
Selain itu SMK-SMAK Makassar melalui beberapa dasar hukum dari Kementerian Perindustrian, melakukan pengembangan pendidikan antara lain :
Jl. Urip Sumoharjo KM. 4 Pampang Raya Makassar
smk.smakmks@gmail.com
0411-452927 (Wa : 085315969169)
© SMAKMA. All Rights Reserved.